
Koleksi
Sub Kategori
Belum ada sub kategori
Produk Terpopuler
Kategori Populer
Mengenal Sejarah Toko The Zamrud yang Sempat Dikunjungi Sandiaga Uno

The Zamrud Plaza sendiri, terletak di kawasan Pertokoan CBS Martapura yang merupakan cabang dari The Zamrud Group selain The Zamrud Gallery, The Zamrud Jewellery, The Zamrud House, The Zamrud CBS, The Zamrud Outlet, The Zamrud Souvenir.Sejarah
Dari banyaknya toko yang dimiliki Farhad, ia mengaku dulu memangkas hampir semua karyawannya, yang kini dipekerjakan oleh keluarganya saja.
Saat ini, dirinya sedang ingin melaunching The Zamrud Souvenir yang beroperasi dengan PT. Sarinah Jaya di Bandara Syamsudin Noor.
“Meminta kita untuk mengisi konternya itu. Ini masih pembenahan, jadi mereka minta packing yang khusus dibedakan dengan yang di pasar. Terlebih lagi kalo orang nggak sempat ke Martapura bisa beli ke bandara saja untuk souvenir,” ucapnya.
Bedanya, kini hanya 25 atau 50 persen saja dari sebelum pandemi yang mencapai 100 persen. Namun, bisnis tersebut tetap berjalan.Batu Mulia & Perhiasan
Menurutnya, jika ada orang ke Martapura tidak kenal toko Zamrud maka tidak afdal. “Jadi, kami tetap produksi walaupun pelan tapi tetap buka. Kepercayaan pelanggan tetap diutamakan,” imbuhnya.
Dijelaskannya, omzet menurun sekitar di bawah 25 atau 50 persen saja karena dampak pandemi ini. Akan tetapi, kini mulai menaik karena adanya jual-beli online yang sangat membantu.
“Kita juga dibina oleh Bank Indonesia secara manajemen online, kadang kala ikut zoom juga. Bisnis ini juga dikembangkan melalui pameran hingga ke luar negeri dalam memasarkannya,” paparnya.
Kata dia, online tidak membuat terhalang pemasaran. Sebab, kini kebutuhan masyarakat serba praktis dan instan. Jadi, nama zamrud sudah ada brandnya, sudah bagus, kepercayaannya sudah luar bisa Go Internasional. Tinggal bagaimana saja cara mengembangkannya dan mengenalkan ke sosial media,” ucapnya.Keluarga
Ia menuturkan, karena mayoritas zamrud ini menengah ke atas karena sekelas berlian jadi cara pengirimannya harus benar-benar aman. Tapi ada juga pelanggan kita yang sudah percaya, ditransfer dulu baru kita kirimin barang. Jadi kami menerapkan penjualan secara fleksibel saja. Penjualan Zamrud Group di Jakarta juga sudah mulai buka,” jelasnya.
Meski kini sepi pembeli, ia tetap bersyukur masih bisa buka toko di tengah pandemi. Demi menjaga kepercayaan pelanggan.
Diberitakan sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Uno berusaha membantu para pelaku usaha di Kabupaten Banjar di masa pandemi ini yang mengalami kesulitan.
Farhad berharap, daya beli masyarakat sangat bagus. PPKM sudah bisa longgar, dan wisatawan datang untuk membeli oleh-oleh.

